Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Bewara Humas

KEGIATAN : IN HOUSE TRAINING (IHT) SMAN 1 WARUNGKIARA. Pendidikan Karakter Panca Waluya (cageur, bageur, bener, pinter, singer)

Sukabumi, 20 November 2025 – Guna memastikan keberhasilan pembentukan karakter peserta didik, SMAN 1 WARUNGKIARA telah sukses menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pendidikan Karakter Panca Waluya selama dua hari penuh, yakni pada tanggal 18 hingga 19 November 2025.

IHT kali ini menjadi momen penting karena melibatkan seluruh ekosistem sekolah, mulai dari guru, staf Tata Usaha (TU), perwakilan komite sekolah, orang tua siswa, hingga kepala sekolah. Keterlibatan menyeluruh ini bertujuan untuk menciptakan kesamaan pandangan dan langkah dalam mengimplementasikan lima nilai inti Panca Waluya di lingkungan sekolah maupun rumah.

Panca Waluya merupakan filosofi karakter yang berasal dari kearifan lokal, mencakup lima dimensi penting yang membentuk individu seutuhnya:

  • Cageur: Sehat jasmani dan rohani.

  • Bageur: Baik hati, ramah, dan berakhlak mulia.

  • Bener: Jujur, bertanggung jawab, dan bertindak berdasarkan kebenaran.

  • Pinter: Cerdas, memiliki wawasan luas, dan menguasai ilmu pengetahuan.

  • Singer: Terampil, kreatif, adaptif, dan mampu memecahkan masalah.

Kegiatan IHT ini menghadirkan dua narasumber ahli yang memaparkan materi secara komprehensif:

  1. Asep Hendrasyah, M. Pd

    • Fokus materi beliau adalah pada konsep dasar dan filosofi Panca Waluya. Asep Hendrasyah menekankan pentingnya guru dan staf memahami akar dari setiap nilai agar dapat mengajarkannya melalui teladan dan integrasi kurikulum. Beliau juga memaparkan bagaimana nilai Panca Waluya menjadi landasan bagi pendidikan Abad ke-21.

  2. Dea Raisya Fitrasari, SE, MM

    • Dea Raisya memfokuskan paparannya pada strategi praktis dan peran masing-masing pihak (guru, TU, komite, dan orang tua) dalam penguatan karakter. Sesi ini sangat interaktif, terutama dalam membahas peran orang tua sebagai mitra utama sekolah dalam memastikan nilai Bageur dan Bener juga tertanam kuat di lingkungan keluarga.

Bapak Drs. Erwanda, M.Pd dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa IHT ini adalah wujud nyata komitmen sekolah untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan moral dan etika.

"Nilai-nilai Cageur hingga Singer tidak bisa hanya diajarkan di kelas. Nilai ini harus dibangun bersama. Dengan hadirnya guru, TU, komite, dan orang tua, kita bersepakat bahwa penguatan karakter adalah tanggung jawab kolektif. Orang tua menjadi pendukung utama nilai Bener dan Bageur di rumah, sementara sekolah mengoptimalkan Pinter dan Singer," ujar Bapak Kepala Sekolah Drs. Erwanda, M.Pd.

Para peserta IHT, khususnya perwakilan orang tua, menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang diharapkan sekolah dari karakter anak didik, sehingga pola pengasuhan di rumah dapat selaras dengan program sekolah.

Dengan berakhirnya IHT ini, SMAN 1 WARUNGKIARA siap melangkah maju untuk mewujudkan visi menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya Pinter, tetapi juga memiliki karakter Panca Waluya yang utuh.