SMAN 1 Warungkiara Berpartisipasi dalam Kegiatan PORGUR 2025
Warungkiara, Sukabumi - SMAN 1 Warungkiara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan profesionalitas dan kebugaran tenaga pendidik dengan turut berpartisipasi pada kegiatan Pekan Olahraga Guru (PORGUR) yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 1 Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa–Rabu, 18–19 November 2025.
Kegiatan PORGUR tahun ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk berinteraksi dan bersilaturahmi dengan pendidik dari berbagai sekolah di wilayah Warungkiara. Meski di tengah padatnya agenda pembelajaran, guru-guru SMAN 1 Warungkiara tetap menunjukkan antusiasme tinggi untuk terlibat dalam kegiatan positif tersebut.
Partisipasi ini selaras dengan upaya sekolah dalam mendorong pola hidup sehat sekaligus menumbuhkan suasana kerja yang lebih harmonis. Melalui keterlibatan aktif dalam ajang olahraga dan seni, para guru tidak hanya berkesempatan mengembangkan kreativitas diri, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan komunitas pendidikan yang lebih luas.
Selain sebagai ajang kompetisi, PORGUR juga menjadi ruang untuk mempererat kolaborasi antarpendidik dalam menciptakan iklim pendidikan yang lebih produktif dan saling mendukung. SMAN 1 Warungkiara memandang kegiatan ini sebagai sarana penting untuk menjaga semangat kebersamaan serta membangun karakter guru yang sehat dan berdaya saing.
Pihak sekolah mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena memberikan dampak positif bagi para guru, baik dari segi fisik, mental, maupun emosional. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas hubungan antarguru di Kabupaten Sukabumi semakin solid, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing.
SMAN 1 Warungkiara berharap PORGUR dapat terus menjadi kegiatan rutin yang memberi ruang bagi guru untuk berkreasi, berkarya, dan membangun jejaring profesional yang lebih kuat. Dengan berakhirnya kegiatan tahun ini, sekolah optimis bahwa semangat kebersamaan yang telah dibangun akan terus berlanjut dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.
















.jpg)