Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Bewara Humas

SMAN 1 WARUNGKIARA Terapkan

WARUNGKIARA, Sukabumi – SMAN 1 Warungkiara menunjukkan komitmen tinggi dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan kemandirian finansial melalui kegiatan "Sapoe Sarebu" (Menabung Sehari Seribu) yang dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini merupakan dukungan aktif sekolah terhadap kebijakan moral Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengajak masyarakat, termasuk pelajar, untuk membangun solidaritas sosial melalui gerakan menyisihkan uang Rp1.000 per hari secara sukarela.

Mendorong Budaya Gemar Menabung dan Beramal
Dalam kegiatan ini, para siswa dan staf sekolah secara serentak menyetorkan tabungan sukarela mereka. Program Sapoe Sarebu di SMAN 1 Warungkiara memiliki dua tujuan utama: pertama, mendorong kebiasaan menabung di kalangan siswa; dan kedua, mengumpulkan dana sosial yang bersifat gotong royong untuk membantu siswa di lingkungan sekolah atau masyarakat Warungkiara yang membutuhkan, sejalan dengan konsep rereongan yang diusung Gubernur.

Kepala Sekolah, Bapak Dra. Erwanda, M.Pd. dalam keterangannya, menjelaskan bahwa program ini adalah edukasi finansial dan sosial yang penting. "Gerakan seribu rupiah sehari dari Bapak Gubernur bukan kewajiban, tetapi ajakan moral. Kami di Warungkiara mengimplementasikannya sebagai pembelajaran praktis tentang solidaritas dan kepedulian sosial sejak dini. Uang yang terkumpul dikelola secara transparan oleh koperasi sekolah untuk kepentingan bersama," ujarnya.

Partisipasi Pimpinan dan Transparansi Dana
Kegiatan Sapoe Sarebu kali ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah sebagai bentuk teladan. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Deni Wardani, S.Pd.I. mengawasi proses penyetoran tabungan dan memastikan keterlibatan aktif siswa.

"Kami memastikan setiap seribu rupiah yang disisihkan siswa memiliki dampak positif. Ini melatih siswa untuk menjadi pribadi yang mandiri secara finansial sekaligus memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sesuai dengan semangat pendidikan karakter di Jawa Barat," tutur Wakil Kepala Kesiswaan.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Bapak Gan Dodi Roskar S.Pd. menekankan pentingnya akuntabilitas. "Transparansi dana menjadi kunci. Laporan keuangan program Sapoe Sarebu ini akan kami sampaikan secara berkala, mencontoh imbauan Bapak Gubernur agar dana sosial dikelola secara jujur dan akuntabel untuk memperkuat kepercayaan publik dan warga sekolah," tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung lancar pada 12 November 2025 ini menunjukkan kesiapan SMAN 1 Warungkiara dalam mendukung inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun masyarakat yang lebih berbudaya tolong-menolong.